HARI PERTAMA PASCA LIBUR LEBARAN LANGSUNG HALAL BI HALAL

Tampak seluruh pegawai Politeknik Negeri Jember (Polije) berjubel dengan tertip bersalam-salaman dengan Direktur, para Wakil Direktur serta pimpinan dan sesepuh Polije serta saling bersalaman dengan sesama pegawai di akhir acara Halal Bihalal yang diselenggarakan di GOR Perjuangan 45 Polije Senin (10/6) pagi.
Halal Bihalal yang diselenggarakan di awal masuk kerja setelah libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri ini, merupakan manfestasi kedisiplinan kerja sesuai target kinerja, serta bagian penting memelihara semangat ibadah Ramadhan. Prinsip Ramadhan bukan merupakan bulan untuk berleha-leha dan menurunkan tingkat produktifitas. Bulan Ramadhan adalah bulan melatih kedisiplinan dalam beribadah, bulan untuk meningkatkan empati terhadap sesame.
Demikian dikatakan Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP, MP dalam sambutannya. “Halal Bihalal di awal masuk kerja setelah libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri disamping sebagai bentuk ketaatan kedisiplinan kerja, juga membangun sinergi yang efektif dalam proses saling maaf memaafkan antar pegawai yang mempunyai tradisi bermaafan setelah usai Ramadhan”, ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Polije, juga melepas 7 calon jamaah haji keluarga besar Polije, yang InsyaAlloh akan berangkat menunaikan ibadah haji pada minggu ketiga bulan Juli 2019, mereka adalah : Dr. Ir. Rahmad Ali Syaban, M.Si beserta istri, Djoko Soengkowo, SE, M.AP beserta istri, Dr. Ir. Moch. Syarief, MP beserta putri serta Imam Amwari.
Menurut Saiful Anwar, Halal Bihalal merupakan acara yang sangat penting dalam menjaga keselarasan dan keseimbangan dalam aspek hablumminalloh secara vertical dan hablumminannas dengan sesame manusia. “Halal Bihalal bermakna sangat startegis dalam menciptakan keselarasan dan keharmonisan dalam aspek ilhiyyah dan insaniyah”, tandas Saiful Anwar.
Menurut dia, halal bihalal menjadi momentum yang paripurna mengembalikan jatidiri manusia seutuhnya, secara fitroh ingin menggapai sukses dunia dan akhirat.
Dalam tausiyahnya KH. Hasan Basri Pengasuh Pondok Pesantren Al Muarif Al Mubarok Jember mengingatkan bahwa tidak semua manusia berhak menyandang atau memperoleh kefitrian di Hari Raya Idul Fitri. Sebutan Minal A’idin wal Faizin yang selaras artinya dengan selamat kembali ke Fitroh dan semoga memperoleh kemenangan, merupakan bagian penting dari manusia yang telah menuntaskan ibadah Ramadhan baik puasa yang bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja, akan tetapi juga mampu mengendalikan hawa nafsu serta menunaikan zakar fitrah.
“Awalnya Minal A’idin Wal Faizin dianugerahkan kepada para sahabat selepas memperoleh kemenangan pada perang Badar, akan tetapi ucapan Minal A’idin Wal Faizin juga sangat tepat disematkan kepada seorang mukmin yang telah menuntaskan dan melewati bulan Ramadhan, karena secara prinsip puasa itu kan memerangi hawa nafsu dan kadar perangnya menurut Nabi Muhammad lebih berat dibanding perang fisik”, paparnya Kyai Hasan Basri.
Dalam Halal Bihalal tersebut suasana semakin akrab, karena para sesepuh baik yang terdiri dari para Direktur beserta ibu periode sebelumnya, serta para pegawai purna tugas juga ikut berbaur bersilaturrahmi dan bersalaman melebur menjadi satu keluarga besar Polije. Karya dan prestasi beliaulah yang ikut mewarnai dan mengantarkan Polije menjadi Politeknik yang maju sampai saat ini.

Keterangan foto :

Melebur dan Lebaran Bersama : Suasana kekeluargaan menyelimuti Acara Halal Bihalal, Direktur Polije Saiful Anwar, S,TP, MP beserta Jajaran Pimpinan, ketika Bersalam-salaman dengan seluruh Pegawai Polije

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Tue
Apr
16
2019
Hasil Desk Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur PMDK-PN ...
Wed
Mar
13
2019
Berikut adalah daftar calon mahasiswa baru yang dinyatakan L...
Sat
Feb
23
2019