HARLAH PANCASILA KOKOHKAN SEMANGAT NKRI

Antusias peserta upacara memperingati Hari Lahir (harlah) Pancasila di kampus Politeknik Negeri Jember (polije) benar-benar patut mendapatkan apresiasi, karena meski dalam Susana melaksanakan puasa Ramadhan apalagi sudah sudah berdempetan dengan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, mereka masih loyal dan bersemangat mengikuti upacara sampai tuntas,
Upacara bendera memperingati harlah Pancasila yang dilaksanakan di GOR Perjuangan 45 pada Sabtu (1/6) tersebut berjalan dengan tertip dan khitmad. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Ir. Abi Bakri, M.Si, serta Pemimpin Upacara dan Pemimpin Barisan dilaksanakan oleh Satan Resimen Mahasiswa (Satmenwa) Polije.
Dalam pembacaan amanat Pembina Upacara, ditekankan bahwa keberadaan Pancasila sangat strategis. Pancasila sebagai landasan berbangsa dan bernegara merupakan hasil akhir yang kompromistik para pendiri bangsa dalam merumuskan sila-sila yang mencakup keragaman bangsa Indonesia baik dari aspek Agama, Suku, Bahasa dan Ras.
“Pancasila dengan 5 sila merupakan pengejawantahan keragaman bangsa Indonesia menjadi satu kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”, tutur Abi Bakri. Menurut dia, Pancasila bukan agama, akan tetapi Pancasila tidak bertentangan dengan agama. Dengan Pancasila mampu menyatukan dan menselaraskan segala perbedaan khususnya dalam aspek menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan Pulau, ratusan Bahasa daerah dan suku bangsa.
Dalam tambahan sambutan, Abi Bakri mengajak segenap sivitas akademik untuk terus meningkatkan prestasi dan karya untuk kemajuan kampus Polije, yang faktanya saat ini telah menjelma menjadi kampus vokasi unggulan di Indonesia.
Dalam wawancara setelah upacara, Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP, MP menandaskan bahwa momentum peringatan harlah Pancasila menjadi sangat penting dan strategis, mengingatkan akhir-akhir ini ada sekelompok kecil masyarakat yang melakukan orasi dan demo untuk mengisyaratkan akan mengganti Pancasila sebagai landasan negara.
“Kita sebagai warga bangsa harus ingat akan perjuangan para pahlawan yang berjuangan dengan mengorbankan harta, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia sekian ratus tahun. Perjuangan merebut kemerdekaan tersebut dilakukan oleh segenap rakyat yang terdiri dari berbagai suku dan agama, bersatu dan bahu membahu untuk mengusir penjajah dai bumi Indonesia. Tanpa persatuan dan kesatuan, niscaya merebut kemerdekaan akan mustahil bisa direbut”, tandas Saiful Anwar.
Apalagi masih menurut Saiful, faham yang mengarah pada disintegrasi bangsa, apalagi yang mengarah pada faham radikalisme, sinyal-sinyalnya sudah mulai menyusup ke beberapa kampus di PTN/PTS yang tentunya mempunyai potensi berpengaruh kepada mahasiswa dan unsur ASN yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa. Maka dari itu, perlu kewaspadaan dan antisipasi dengan meningkatkan pembinaan yang terpadu akan pentingnya cinta tanah air dan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam upacara tersebut, Polije mendapatkan 3 peserta upacara tamu, yang merupakan ASN dari Kalimantan Selatan dan Bekasi yang karena sudah pulang mudih lebaran, akhirnya ikut upacara di kampus Polije.

Keterangan foto :
Salam Pancasila : Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP, MP dan Para Wakil Direktur Polije Melakukan Salam Pancasila Seusai Upacara Bendera Memperingati Hari Lahir Pancasila.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Tue
Apr
16
2019
Hasil Desk Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur PMDK-PN ...
Wed
Mar
13
2019
Berikut adalah daftar calon mahasiswa baru yang dinyatakan L...
Sat
Feb
23
2019