PDPT BERBASIS SPMI PROGRAM STUDI

Penjaminan Mutu PT : Mulyono, SH, MM (Kabag. Informasi dan Pelaporan Ditjen Dikti) sebagai narasumber Pelatihan Peningkatan PDPT Berbasis SPMI Program StudiOtonomi Perguruan Tinggi mengamanatkan bahwa Perguruan Tinggi harus mengelola secara mandiri pengawasan atas pendidikan tinggi yang diselenggarakannya. Sedangkan Pemerintah tetap memiliki wewenang mengawasi penyelenggaraan pendidikan tinggi yang dilakukan secara transparan untuk dipertanggungjawabkan kepada masyarakat (akuntabilitas publik). Oleh karena itu struktur pengawasan harus berkarakter horizontal sesuai yang tercantum dalam Standar Nasional Pendidikan.

Standar Nasional Pendidikan menetapkan struktur pengawasan horizontal menyatakan bahwa setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan yang bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. Struktur Pengawasan dilakukan oleh 3 unsur yaitu perguruan tinggi, masyarakat/stakeholders dan Pemerintah. Di dalam Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi ketiga unsur tersebut telah diposisikan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dalam menjalankan penjaminan mutu perguruan tinggi

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan Tinggi bertujuan memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan yang dijalankan oleh suatu perguruan tinggi secara internal, untuk mewujudkan visi serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders melalui penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi

Mengingat urgensi dan strategisnya penjaminan mutu perguruan tinggi dalam proses akuntabilitas publik, maka Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti menawarkan progam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berbasis Program Studi. Untuk tahap sosialisasinya dilakukan melalui pelatihan peningkatan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT), SPMI Berbasis Prodi dan Reakreditasi. Pelatihan tersebut diikuti oleh 39 peserta yang terdiri dari Ketua dan Staf Administrasi setiap Program Studi serta Operator PDPT. Sebagai narasumber Mulyono, SH, MM Kabag. Informasi dan Pelaporan Ditjen Dikti memaparkan tentang hubungan PDPT dan sistem penjaminan mutu, Standar Nasional Pendidikan Tinggi, perubahan paradigm PDPT, konsep efisiensi dan efektivitas serta kemanfaatan PDPT.

Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM dalam sambutannya “dibutuhkan konsistensi data baik data yang berkaitan dengan SDM, mahasiswa, sarana dan prasarana dan lainnya agar dapat diinterpretasikan melalui tahapan perencanaan yang akuntabel, dapat dijadikan media penilaian kinerja yang konsisten serta proses pengambilan keputusan yang berbasis data”. Menurut Ketua Pusat Penjaminan Mutu sekaligus Ketua Panitia Pelatihan Ir. Dwi Djoko Suranto, MT “ PDPT Polije menurut Ditjen Dikti, secara kuantitas sudah mencapai 100% akan tetapi harus dipertahankan dan ditingkatkan secara terus menerus agar memenuhi kaidah akuntabilitas publik, sehingga untuk menunjang hal tersebut dibutuhkan program SPMI Berbasis Program Studi.”

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

07 July 2014
Berikut adalah Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru...
19 June 2014
UMPN MANDIRI 2014 merupakan mekanisme seleksi pene...
Fri
May
30
2014
Pengumuman seleksi penerimaan mahasiswa baru Politeknik Nege...
Fri
May
09
2014
  Ujian Masuk Politeknik Negeri se Indonesia (UMPN) UMPN ...