MAHASISWA PPGT SELESAIKAN PROGRAM KOMPETENSI

Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan wilayah yang luas dan secara geografis maupun sosiokultural sangat heterogen, pada beberapa wilayah peyelenggaraan pendidikan masih terdapat berbagai permasalahan, terutama pada daerah yang tergolong terdepan, terluar, dan tertinggal (daerah 3T). Beberapa permasalahan penyelenggaraan pendidikan biasanya menyangkut aspek kekurangan jumlah (Shortage), distribusi tidak seimbang (unbalanced distribution), kualifikasi di bawah standar (under qualification), kurang kompeten (low competencies), serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang diampu (mismatched). Permasalahan lain dalam penyelenggaraan pendidikan adalah angka putus sekolah juga masih relatif tinggi, sementara angka partisipasi sekolah masih rendah.
Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia peningkatan mutu pendidikan di daerah 3T perlu dikelola secara khusus dan sungguh-sungguh, utamanya dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, agar daerah 3T dapat segera maju bersama sejajar dengan daerah lain. Hal ini menjadi perhatian khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengingat daerah 3T memiliki peran strategis dalam memperkokoh ketahanan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T, adalah Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia. Salah satu program untuk mengatasi berbagai permasalahan pendidikan di daerah 3T adalah Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Kolaboratif (PPGT Kolaboratif). Berdasarkan keputusan Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti nomor : 2951.2/E4.6/2011 Politeknik Negeri Jember bersama dengan Universitas Negeri Malang diberi mandat untuk menyelenggarakan program PPGT dibidang pertanian. Menurut Ir. Nantil Bambang ES, M.Si selaku Direktur Pelaksana PPU dan Urusan Luar Negeri, Program PPGT sebenarnya merupakan program pendidikan dengan memberikan peningkatan kompetensi bagi lulusan D3 selama 2 semester dan peningkatan kemampuan mengajar (pedagogik) selama 2 semester juga. Pada program PPGT di Politeknik Negeri Jember telah mendidik sebanyak 30 mahasiswa yang terdiri 20 mahasiswa pada prodi Teknologi Produksi Benih dan 10 mahasiswa pada prodi Manajemen Bisnis Unggas. Mereka minggu kemarin dinyatakan telah menyelesaikan program peningkatan kompetensi di 2 bidang tersebut selama 2 semester. Dan selanjutnya mereka akan menempuh program peningkatan kemampuan di bidang pengajaran (pedagogi) selama 2 semester di Universitas Malang. Mahasiswa PPGT setelah menyelesaikan program 4 semester selanjutnya akan berhak memperoleh sertifikasi guru dan selanjutnya akan ditempatkan di SMK seluruh nusantara terutama daerah 3T

Pada sambutan pelepasan Direktur Polije Ir. H. Nanang Dwi Wahyono, MM menyampaikan rasa bangga kesungguhan mahasiswa PPGT yang berasal dari nusantara dengan telah menyelesaikan program peningkatan kompetensi khususnya di bidang Teknologi Produksi Benih dan Manajemen Bisnis Unggas. “inilah calon pejuang pendidik bangsa yang akan mengemban tugas mulia mencerdaskan anak bangsa khususnya di daerah 3T” demikian imbuh pak Nanang.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

20 August 2014
Berikut adalah Jadwal Pengenalan Kegiatan Akademik...
13 August 2014
Politeknik Negeri Jember membuka pendaftaran Mahas...
07 July 2014
Berikut adalah Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru...
Fri
Jul
25
2014
Sehubungan dengan akan dimulainya kegiatan akademik semester...
Mon
Jun
30
2014
Thu
Jun
19
2014
UMPN MANDIRI 2014 merupakan mekanisme seleksi penerimaan mah...