PERUSAHAAN KELAPA SAWIT MINATI LULUSAN POLIJE

Direkrut PT. Astra Agro Lestari dan Green Eagle Group
Polije menjadi salah satu diantara 4 lembaga pendidikan di Indonesia yang menghasilkan SDM unggul di bidang Kelapa Sawit, hal tersebut terbukti dengan dari 20 lebih perusahaan nasional Kepala Sawit telah memanfaatkan keahlian dan ketrampilannya dan telah menduduki beberapa pos penting.

Dalam bulan Januari ini tak kurang PT. Green Eagle Group (GEG) dan PT. Astra Agro Lestari (AAL) telah melakukan seleksi khususnya lulusan program studi Produksi Tanaman Perkebunan dan Keteknikan Pertanian. Mereka diproyeksikan untuk menduduki jabatan Field Assistent yang mengelola 350 s.d. 400 ha kebun Kelapa Sawit. PT. GEG saat ini melakukan ekspansi untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Barat, Sulawesi dan Papua. Adapun lulusan Polije akan di konsentrasikan pada wilayah Kalimantan.

Sedangkan bagi PT. AAL disamping merekrut lulusan, juga membuka peluang menyeleksi melalui jalur Praktek Kerja Lapang (PKL). Sebagaimana yang juga dilakukan oleh perusahaan Kelapa Sawit lainnya, PT. AAL menyeleksi mahasiswa dari program studi Produksi Tanaman Perkebunan dan Keteknikan Pertanian pada semester VI akan melaksanakan PKL selama 3 bulan dengan sistem ikatan dinas.

PKL ikatan dinas merupakan bentuk kerjasama yang dikembangkan dengan PT. AAL. Mereka setelah selesai PKL diberi kesempatan menyelesaikan tugas sampai dinyatakan lulus dan selanjutnya langsung diterima sebagai karyawan. PKL sistem ikatan dinas sangat menguntungkan kedua belah pihak. Bagi Polije disamping memperoleh tempat PKL yang berkualitas juga sebagai media penyaluran alumni. Sedangkan bagi perusahaan, dengan PKL dapat mengefektif dan efisienkan waktu pelatihan pada saat masuk Training Center, sebelum karyawan baru di tempatkan wiyalah perkebunan.

Menurut Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM, tingginya minat perusahaan merekrut alumni, karena Polije telah mengimplementasikan kurikulum berdasarkan rambu-rambu Standar Isi Pendidikan Tinggi (SIPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan mengintegrasikan muatan pendidikan karakter dan pengembangan budaya kewirausahaan dalam kurikulumnya. Kurikulum Polije mempunyai proporsi 60% praktikum baik laboratorium dan lapang serta 40% teori, “setiap mahasiswa secara intensif diasah kemampuan hard skill dan soft skillnya serta dengan ditunjang dengan penguatan dalam aspek karakter, kedisiplinan serta entrepreneurship, sehingga para mahasiswa dan alumni relatif cepat menyesuaikan dengan kondisi pekerjaan di dunia usaha dan dunia industry” demikian tutur Nanang Dwi Wahyono.

Pengembangan kerjasama dengan perusahaan Kelapa Sawit merupakan sebagai langkah strategis penyiapan SDM yang sampai saat ini menjadi masalah besar bagi perusahaan Kelapa Sawit, mengingat semakin berkembangnya jumlah perusahaan dan luas lahan, sehingga tingkat perpindahan SDM antar perusahaan Kelapa Sawit itu sendiri cukup tinggi, sedang lulusan bidang perkebunan serta yang berkenan bekerja pada perkebunan diluar Jawa masih sedikit. “keterbukaan kebutuhan tenaga kerja bidang Kelapa Sawit merupakan peluang yang menjanjikan bagi lulusan dan mahasiswa Polije untuk merintis karir khusus d luar Jawa”, demikian papar Ir. Triono B Irawan, MP Koordinator Bidang Kerjasama Badan Kerjasama Polije.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

17 October 2014
PROGRAM PROGRAM MAGISTER TERAPAN (S2) PROGRAM MAGI...
01 October 2014
Pelaksanaan Ujian Tes Kemampuan Dasar (TKD) CPNS T...
27 September 2014
Menindaklanjuti hasil sinkronisasi data dengan P...
Mon
Sep
08
2014
Berdasarkan Surat Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Pendid...
Wed
Aug
20
2014
Berikut adalah Jadwal Pengenalan Kegiatan Akademik (PEKA) 20...
Wed
Aug
13
2014
Politeknik Negeri Jember membuka pendaftaran Mahasiswa Baru ...
Fri
Jul
25
2014
Sehubungan dengan akan dimulainya kegiatan akademik semester...