LULUSAN POLIJE AKAN MENDAPAT SERTIFIKAT KOMPETENSI

LSP-P1 Polije Susun Skema dan Materi Uji Kompetensi
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) Politeknik Negeri Jember (Polije) yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) nomor BNSP-LSP-496-ID tanggal 17 Mei 2016, terus menyiapkan infrastruktur agar segera bisa melakukan Uji Kompetensi (UK) bagi mahasiswa Polije.
Langkah yang sedang dilakukan adalah menyusun skema sertifikasi kompetensi dan selanjutnya disusun Materi Uji Kompetensi (MUK) terhadap Asesor yang telah mengikuti pelatihan metodologi beberapa bulan sebelumnya.
Menurut Ketua LSP-P1 Polije Ir. Rr. Liliek Dwi Soelaksini, MP, saat ini sudah disusun 20  skema sertifikasi yang tersebar pada 13 Program Studi (prodi). “LSP-P1 Polije sudah menyusun 20 skema sertifikasi dan sudah diajukan ke BNSP”, papar Lililek Dwi Soelaksini.
Kedua puluh skema sertifikasi tersebut berasal dari prodi Produksi Tanaman Perkebunan (1 skema), Keteknikan Pertanian (2 skema), Teknik Energi Terbarukan (2 skema), Teknologi Industri Pangan (3 skema), Teknik Komputer (1 skema), Produksi Ternak (1 skema), Teknik Produksi benih (1 skema), Budidaya Tanaman Perkebunan (1 skema), Manajemen Bisnis Unggas (1 skema), Manajemen Agroindustri (1 skema), Manajemen Informatika (1 skema), Manajemen Agribisnis (3 skema) dan Produksi Tanaman Hortikultura (2 skema).
LSP P1 mempunyai kewenangan melakukan uji kompetensi bagi mahasiswa sebelum lulus dan masyarakat. Keberadaan LSP P1 Polije sangat sinkron peran dan fungsinya dengan Polije sebagai PTN Vokasi unggulan, yang mempunyai tujuan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM dalam setiap kesempatan selalu mengingat, bahwa dengan pemberlakukan Asean Economic Community (AEC), semua komponen bangsa harus menyiapkan diri baik dalam aspek kompetensi SDM maupun sistem produksi dan jasa mulai sekarang agar berjaya dinegeri sendiri dan mampu bersaing untuk memperluas pasar memasuki negara Asean untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia.
“Saat ini Polije sedang membangun dan berlari cepat, untuk mengantisipasi perkembangan dan tuntutan SDM yang unggul, cerdas dan kompetitif, membekali lulusannya dengan sertifikasi kompetensi, menyempurnakan kurikulum maupun meningkatkan sarana pendidikan lainnya”, tutur Nanang Dwi Wahyono. Menurut Nanang Dwi Wahyono lulusan Polije, disamping mendapatkan Ijasah, juga berhak memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI) berupa Sertifikasi Kompetensi.
Sedangkan penyusunan MUK dari 20 skema sertifikasi kompetensi akan dilaksanakan pada akhir Oktober atau awal Nopember 2016, selanjutnya dapat diaplikasikan untuk melakukan Uji Kompetensi bagi mahasiswa Polije.
“Sampai saat ini LSP-P1 Polije sudah mempunyai 60 asessor, yang akan menguji kompetensi dan akan terus dikembangkan sampai seluruh prodi di Polije mempunyai skema sertifikasi kompetensi”, imbuh Liliek Dwi Soelaksnini.

Keterangan foto :
Susun Skema Sertifikasi : Ir. Drs. Afrizal Tatang, MP dari Ketua Komite Skema BNSP pada Pelatihan Penyusunan Skema Sertifikasi LSP-P1 Polije.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember