POLIJE KEMBANGKAN INOVASI BERBASIS TEKNOLOGI

Melalui Indonesia Innovations and Innovators Expo 2016
Selama 4 hari terhitung mulai Kamis sampai dengan Minggu (17-20/11) kemarin 8 tim inovator dari Politeknik Negeri Jember (Polije) berpartisipasi pada Pameran “Indonesia Innovations and Innovators Expo (I3E) 2016”. Pameran I3E 2016 akan digelar pada tanggal 17 hingga 20 November 2016 di Grand Metropolitan Bekasi.
Pameran yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bertujuan untuk membangun iklim yang kondusif untuk tumbuh dan berkembangnya perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) serta mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian dan pengembangan (litbang) di Indonesia.
Menurut Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM, tujuan Kementerian Ristek dan Dikti dalam menumbuhkan perusahaan pemula berbasis teknologi ini selaras dengan proses penyusunan kurikulum berbasis produk yang akan segera diterapkan. “Polije sebagai PTN vokasi unggulan sejak awal telah mengembangkan teknologi terapan serta dari hasil penelitian yang dimanfaatkan untuk pengembangan industri”, cetus Nanang Dwi Wahyono pada saat meninjau pameran pada hari kedua.
Delapan tim inovasi peserta pameran terdiri dari 2 kelompok program, meliputi : Program Inkubasi Bisnis dan Teknologi (IBT) dengan Dr. Ir. Ujang Suryadi, MP sebagai ketua tim dengan judul Pengembangan Usaha Pembuatan Pupuk Organik Granul pada Kelompok Peternak “Nusantara”. Sedangkan kelompok kedua Progam Calon Pengusa Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) yang terdiri dari 7 tim dengan judul : Kopi Luwak Probiotik dengan Ketua Ir. Triono Bambang Irawan, MP, Pengembangan Industri Yeast sebagai Bahan Feed Suplemen dengan Ketua Dr. Ir. Dadik Pantaya, MP, Peningkatan Daya Saing Produk Kerupuk Udang melalui Inovasi Teknologi dengan Ketua Ariesia Ayuning Demaputri, S.Pi, MP, Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Terasi Puger dengan Ketua Ir. Idha Adha Anrosana, MP, Inovasi Pengolahan Limbah Kulit Kopi dengan Ketua Ir. Moch. Bintoro, MP, Lyco Seed Technology : Teknologi Pengembangan Benih Tomat Bersertifikat dengan Ketua Dwi Rahmawati, SP, MP dan Alat Mesin Sangrai Kopi SKP 1 dan SKP 2 dengan Ketua Naning Retnowati, S.TP, MP.
Perbedaan antara program IBT dan CPPBT terletak pada mitra usahanya. Mitra program IBT adalah pengusaha yang sudah eksis dari aspek bisnis, sedangkan program CPPBT mitra bersifat akan memulai melakukan usaha. “Prinsip program CPPBT tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan calon pengusaha pemula berbasis terknologi hasil inovasi atau hasil penelitian perguruan tinggi”, ujar Dwi Rahmawati.
Menurutnya stand inovator Polije banyak mendapatkan perhatian para pengunjung pameran, terbukti beberapa produk inovasi yang dipamerkan pada hari pertama dibuka sudah ludes dibeli oleh pengunjung.
Pameran I3E 2016 kemarin juga dimeriahkan dengan Talkshow Inovasi dan Bisnis, Business pitching, Education games dari Pusat Peragaan IPTEK dan Klinik konsultasi tentang Hak Kekayaan Intelektual, Standar Nasional Indonesia, hingga Pengawasan Obat dan Makananan.
Produk inovasi teknologi yang dipamerkan mencakup 8 bidang fokus: pangan, kesehatan dan obat, teknologi informasi dan komunikasi, energi, transportasi, bahan baku dan material maju, dan maritim.
Iptek dan Inovasi, menjadi kunci optimalisasi pemanfaatan sumberdaya unggul bangsa Indonesia secara efektif dan efisien, agar dapat berkontribusi signifikan terhadap perekonomian bangsa.

Keterangan foto :
Expo para Innovator : Stand Polije dengan beberapa Produk Inovasinya pada Indonesia Innovations and Innovators Expo 2016 di Grand Metropolitan Bekasi

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Fri
Jul
21
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...
Tue
Jul
18
2017
Berikut kami sampaikan jadwal ujian sertifikasi microsoft ta...
Fri
Jul
14
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...
Wed
Jun
07
2017
Jalur MANDIRI 2017 KAMPUS BONDOWOSO merupakan penerimaan m...