POLIJE SIAP LAKSANAKAN REVITALISASI

Lakukan Bimtek Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi
Semua Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi dilingkungan Politeknik Negeri Jember (Polije), dan tim Taskforce Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), Senin (28/11) kemarin mengikuti bimbingan teknis (bimtek) AIPT menuju Akreditasi Unggul.
Bimtek yang dilaksanakan di ruang sidang Gedung Asih Asah Asuh tersebut serta difasilitasi oleh Direktorat Pembinaan Kelembagaan Ditjen Kelembagaan Kementerian Ristek dan Dikti langsung dibimbing oleh Profesor Johni Wahyu Adi tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) dan M. Dian Indra dari Direktorat Pembinaan Kelembagaan.
Sesuai dengan kebijakan Kementerian Ristek dan Dikti beberapa waktu yang lalu, Polije menjadi bagian Politeknik yang akan direvitalisasi. Revitalisasi pada PT vokasi akan dilakukan pada tahun 2017. Demikian dijelaskan oleh Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM.
“Revitalisasi dilakukan untuk menjawab tantangan terkait kebutuhan sumber daya manusia siap kerja untuk menopang percepatan pembangunan”, cetus Nanang Dwi Wahyono. Skema revitalisasi meliputi peningkatan SDM, sarana prasarana serta kurikulum. Dalam aspek proses pembelajaran, porsi untuk praktik akan ditingkatkan, yang semula semula 40:60 menjadi 30 persen untuk teori dan 70 persen praktik.
“Program revitalisasi pendidikan tinggi vokasi ini akan menerapkan sistem 3+2+1. Tiga semester aktif di kampus, dua semester di industri, dan satu semester akhir di kampus atau industri,” jelasnya.
Bagian integral dari program revitalisasi ini adalah mendorong peningkatan AIPT Polije menjadi A dan Polije saat ini dengan akreditasi B mempunyai potensi dan peluang untuk mengikuti reakreditasi dengan bimbingan dan fasilitas dari Kementerian Ristek dan Dikti.
“AIPT sangat didukung dengan konsistensi data, karena dengan data yang konsisten dan valid akan memudahkan pengisian borang PT dan evaluasi diri PT”, demikian diungkapkan M. Dian Indra pada saat pengarahan.
Menurut Prof. Johni Wahyu Adi, kunci sukses AIPT adalah keselarasan program kerja yang disusun dengan Visi, Misi, Tujuan dan strategi PT. “Pengisian borang PT menjadi kunci sukses AIPT. Data kerjasama, prestasi dan keunggulan Polije akan menopang nilai masing-masing skema”, tandas Johni Wahyu Adi.
Bobot pengisian borang PT sebesar 90 persen dan untuk evaluasi diri mempunyai bobot 10 persen. “Meski hanya mempunyai bobot 10 persen, evaluasi diri memegang peranan yang sangat vital dalam AIPT”, ujar Johni Wahyu Adi.
Reakreditasi AIPT Polije akan diajukan pada tahun 2017, masih ada kesempatan tim Taskforce Polije untuk melakukan pembenahan data dan pengisian borang PT, agar pada saat evaluasi tim asessor mampu mendongkrak nilai lebih besar dari 360 sebagai syarat pencapain akreditasi A.
Dimasa mendatang reakreditasi program studi menjadi sangat penting, karena pada proses reakreditasi AIPT, akreditasi seluruh program studi mempunyai nilai akumulatif sebesar 14, 24 persen.

Keterangan foto :
Bimtek AIPT : Wakil Direktur Bidang Akademik Ir. Abi Bakri, M.Si bersama Prof. Johni Wahyu Adi tim Asessor BAN-PT dan M Dian Indra dari Ditjen Kelembagaan pada saat Bimtek AIPT di Ruang Sidang Gedung Asih Asah Asuh Polije.

 

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

28 May 2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan s...
03 May 2017
Teknologi komputer dan perangkat lunak saat ini te...
04 April 2017
  UMPN merupakan seleksi penerimaan mahasiswa ba...
03 April 2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan s...
Mon
May
08
2017
Bagi peserta yang dinyatakan LULUS HASIL SELEKSI ADMINISTRAT...
Mon
May
08
2017
INFORMASI TENTANG PENGUMUMAN SELEKSI MABA JALUR PMDK-PN POLI...
Mon
Mar
20
2017
Bagi peserta yang dinyatakan LULUS SELEKSI, wajib melaksanak...
Thu
Mar
02
2017
Bagi peserta yang dinyatakan LULUS HASIL SELEKSI ADMINISTRAT...