BENTUK PUT FOOD PROCESSING AND PACKAGING


Politeknik Negeri Jember (Polije) sebagai salah satu PTN Vokasi unggulan segera mengoperasikan Pusat Unggulan Teknologi (PUT) bidang Food Processing and Packaging. Hal ini dilakukan dalam Launch of CoT (Center of Technology) yang ditandai dengan penandatanganan naskah kesepahaman antara Direktur Jenderal Pembelajartan dan Kemahasiswaan Profesor Intan Ahmad, Director General Southeast Asia Departement ADB James A. Negent serta Nanang Dwi Wahyono Direktur Polije Kamis (2/2) minggu lalu di Surabaya, yang juga disaksikan oleh ADB President Takehiko Nakao.
Menurut Nanang Dwi Wahyono, tujuan utama dibentuknya PUT adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa terutama sebagai pendukung proses pembelajaran terutama praktikum. “PUT juga dapat berperan sebagai rujukan masyarakat dalam pemberdayaan dan pengembangan potensi UKM, terutama pada aspek standarisasi proses produksi”, ujarnya.
Operasionalisasi PUT selaras dengan target Polije dalam menerapkan kurikulum berbasis produk serta memperkuat rencana praktek kerja industri yang pelaksanaannya akan dilaksanakan di industri eksternal dan internal. “Salah satu dampak operasionalisasi PUT adalah untuk meningkatkan PNBP yang akan menopang proses pembelajaran dan persiapan Polije menjadi Badan Layanan Umum dimasa mendatang”, tutur Nanang Dwi Wahyono. Pengembangan PUT selaras dengan rencana strategis Kemenristek dan Dikti khususnya kebijakan pengembangan Science and Technology Park (STP).
Keberadaan PUT Polije merupakan salah satu program utama Polytechnic Education Development Project (PEDP) program penugasan. Adapun penetapan bidang Food Processing dan Packaging, selaras dengan tugas Polije dalam program pengembangan politeknik pada program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) tahun 2011 – 2025 untuk 5 (lima) khusus sektor makanan.
Relevansi PUT dan MP3EI adalah lebih menekankan pada pengembangan internal, akan tetapi juga peningkatan relevansi yang sesuai dengan kebutuhan industri serta pengembangan kerja sama dengan industri.
Langkah awal PUT Polije, akan berfokus pada Fish Canning, mengingat potensi industri pengolahan dan pengemasan ikan di wilayah Jawa Timur merupakan komoditas yang cukup diminan. “PUT Polije akan berperan memperkuat industri yang sudah ada. PUT Polije merupakan sebuah industri yang ada di kampus dan juga merupakan teaching factory”, ujar Yossi Wibisono Manajer PUT.
Dimasa mendatang PUT food processing dan packaging akan menjadi ikon Polije, baik dalam aspek pusat pengembangan industri, pusat pembelajaran bagi mahasiswa dari jenjang Diploma sampai Pascasarjana maupun pemecahan permasalahan baik aspek teknis dan manajerial terutama UKM.

Keterangan foto :
MoU PUT : Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM ketika Menandatangani MoU PUT yang disaksikan oleh Dirjen Pembelajartan dan Kemahasiswaan Profesor Intan Ahmad (Batik), DG Southeast Asia Departement ADB James A. Negent (Jas Hitam) dan disaksikan oleh ADB President Takehiko Nakao (baju putih)

Pengumuman Politeknik Negeri Jember