POLIIJE PELOPORI LOMBA INOVASI TINGKAT NASIONAL

Bidang Inovasi Teknologi dan Vokasi Bidang Pertanian
Politeknik Negeri Jember (Polije) Minggu kemarin menjadi tuan rumah rapat koordinasi pembahasan pedoman lomba inovasi bidang Pertanian/Perikanan tingkat nasional yang akan diselenggarakat pada awal Nopember tahun ini.
Menurut Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM, ide awal lomba inovasi bidang pertanian ini, merupakan prakarsa Polije. Lomba inovasi dimaksudkan untuk mewadahi dan memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi mahasiswa di bidang pertanian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Lomba inovasi ini diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan potensi, kreatifitas dan kompetensi mahasiswa dibidang pertanian”, ujarnya.
Menurutnya Polije sebagai Politeknik dengan bidang dasar ilmu pertanian, terpanggil memberikan kontribusi bagi pembangunan bidang pertanian menuju ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian pertanian.
Rapat koordinasi pembahasan pedoman lomba inovasi tersebut, dihadiri para Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan tim ahli dari 12 Politeknik Negeri bidang pertanian dan perikanan se Indonesia. “Rakor kali ini untuk mematangkan pedoman lomba, baik kriteria penilaian, jenis lomba, sistem lomba dan lain sebagainya”, papar Muh. Munih Dian Widianta Wakil Direktur Kemahasiswaan.
Tahapan lanjutan setelah rakor kemarin, akan disosialisasikan dalam forum Badan Koordinasi Mahasiswa (Bakorma) yang merupakan forumnya para Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan sebagai penyelenggara semua kegiatan kegiatan kemahasiswaan, yang akan dilaksanakan pada Mei bulan depan.
Adapun tema lomba inovasi tersebut adalah Inovasi Teknologi Otomasi Menuju Efisiensi, Produktivitas, dan Kualitas Pertanian yang ramah lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Lomba inovasi ini terbuka untuk PTN/PTS diseluruh Indonesia.
Adapun tujuan mulia diadakan lomba inovasi tersebut untuk mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di bidang pertanian untuk memberikan kontribusi yang luas bagi masyarakat serta meningkatkan minat, kepedulian, dan kepekaan mahasiswa terhadap pengembangan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sedangkan kategori lomba inovasi bidang pertanian ini terdiri dari dua kategori : Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian serta lomba Vokasi Bidang Pertanian
Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian diharapkan dapat mendorong pengembangan inovasi  teknologi terkini bidang Pertanian dan Sistem Pangan yang dapat menghubungkan berbagai sektor dan berbagai disiplin ilmu dalam upaya untuk mengatasi tantangan bidang pertanian dan pangan abad ke-21, yang mencakup masalah iklim, produktivitas, lingkungan, dan sistem sosial. Selain itu, diharapkan dapat menarik kepedulian dan minat civitas akademika berbagai disiplin ilmu untuk ikut serta berkontribusi mencari solusi permasalahan bidang pertanian dan sistem pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Luaran inovasi teknologinya dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak, baik dalam bentuk alat jadi, purwarupa (prototype), model/desain, dan system.
Sedangkan ruang lingkup Lomba Vokasi bidang Pertanian, mendorong mahasiswa untuk berkreasi mengembangkan kompetensi inovatif untuk meningkatkan keterampilan spesifik, meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas pertanian dengan tetap mengedepankan sisi sosial dan budaya pertanian di Indonesia.
Cabang lomba inovasi bidang Pertanian meliputi : Sortasi dan Penentuan Mutu Biji Kopi, Handling Ternak, Gambar Teknik Komponen Alat dan Mesin Pertanian dengan Autocad, Pengolahan Hasil Perikanan serta Penyuluhan Pertanian.

Keterangan foto :
Rakor Lomba Inovasi : Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM d dampingi Wadir Bidang Kemahasiswaan Muh. Munih Dian Widianta, S.Kom, MT ketika memimpin Rakor Pembahasan Pedoman Lomba Inovasi Bidang Pertanian di Kampus Polije

Pengumuman Politeknik Negeri Jember