POLIJE LATIH MAHASISWA MENULIS PROPOSAL KOMPETISI BISNIS

Siapkan menjadi Wirausahawan Sukses
Konsistensi Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswanya agar kelak mampu menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator) bukan menjadi lulusan yang sebagai pencari kerja (job seeker) patut mendapatkan apresiasi.
Salah satunya sebagaimana yang dilakukan oleh Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (PIB dan KWU) Polije beberapa hari lalu, untuk mempercepat pengembangan Semangat Kewirausahaan telah mengadakan “Workshop Penulisan Proposal Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia”. Workshop yang dilaksanakan di lantai dasar Gedung Teknik tersebut diikuti oleh 280 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi.
Demikian dijelaskan oleh Ir. Triono Bambang Irawan, MP selaku Ketua Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan. Workshop tersebut bertujuan agar mahasiswa mampu membuat proposal program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI), yang pemenangnya akan mendapatkan kepercayaan untuk difasilitasi dalam bentuk dukungan permodalan dan pendampingan usaha.
“Peserta sangat antusias mengikuti workshop ini, yang awalnya target pesertanya 60 mahasiswa, ternyata peserta sangat membludak sampai 280 mahasiswa”, terang Triono Bambang Irawan.
Hal ini menjadi bagian dari program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, yang mulau tahun 2017 ini  melakukan revitalisasi program kewirausahaan menjadi Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI). PKMI terdiri dari  : 4 program utama meliputi Studium General Kewirausahaan, Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT), Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI)  dan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (EXPO KMI).
Program KBMI bertujuan untuk menghasilkan karya kreatif, yang inovatif dalam membuka peluang usaha yang berguna bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi. Pada program KBMI ini menitikberatkan pada orientasi proses bisnis dan hasil usaha atau profit.
“Kategori program KBMI ini untuk pengembangan usaha bagi mahasiswa yang sudah memiliki usaha dan ingin mengembangkannya”, tandas Triono Bambang Irawan.  Menurut dia, komoditas jenis usaha yang dihasilkan oleh mahasiswa dapat berupa usaha makanan dan minuman, jasa dan perdagangan, industri kreatif, teknologi dan produksi atau budi daya.
Polije juga sejak awal 2016, telah fokus melakukan pembinaan terhadap talenta dan potensi mahasiswa yang mempunyai minat berwirausaha. Sebagai media mengaktualisasikan minat wirausaha tersebut, maka telah diadakan kegiatan yang rutin yang dikemas menjadi even Tamu Polije (taman usaha). Kegiatan Tamu Polije yang sejak awal digelar pada setiap Minggu pagi, maka sejak beberapa kali penyelenggaraan dilaksanakan pada malam Minggu setiap dua minggu sekali.
Tamu Polije juga sebagai media untuk membangun dan mengelola usaha mahasiswa dalam persiapan dan mengembangkan usaha ketika mereka lulus kelak. Even ini juga diharapkan agar dapat meningkatkan dan menciptakan inovasi dan kreativitas berlandaskan IPTEK dalam bentuk produk dan jasa yang dapat dilaksanakan seiring dengan kegiatan perkuliahan.
“Taman Usaha ini juga bermanfaat meningkatkan komunikasi dalam membangun jaringan usaha secara berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha serta media untuk meningkatkan kemampuan bisnis untuk unit produk unggulan di lingkungan Polije”, imbuh Triono.

Keterangan foto :
Calon Wirausahawan : Pelaksanaan Taman Usaha (TAMU) yang dikemas dengan Saturday Night Fever, yang dilaksanakan setiap Dwi Mingguan di Double Way Kampus Polije

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Mon
Aug
21
2017
Berikut adalah jadwal pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidu...
Thu
Aug
17
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...
Fri
Jul
28
2017
Fri
Jul
21
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...