POLIJE GELAR INOVASI TEKNOLOGI PERBENIHAN

Kerjasama dengan UPT PSBTPH Provinsi Jatim
Bertempat di ruang sidang pimpinan, Selasa (5/9) kemarin telah ditandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Politeknik Negeri Jember (Polije) dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (PSBTPH) Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Jawa Timur, untuk menggelar Inovasi Teknologi Perbenihan dan Display Varitas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Gebyar Benih) untuk regional wilayah timur.
Dalam sambutan sebelum penantanganan kerjasama, Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM menyampaikan bahwa penandatangan MoU ini untuk memperkuat persiapan penyeleggaraan Gebyar Benih serta kerjasama tindak lanjut panca Gebyar Benih. “Kerjasama ini bermanfaat strategis untuk menyukseskan Gebyar Benih dan kerjasama dalam mewujudkan nawacita bidang pangan”, cetusnya.
Menurut dia, untuk mewujudkan swasembada pangan, harus didukung dengan swasembada dan kemandirian dalam sektor benih. Gebyar benih ini mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendukung terciptanya benih yang berkwalitas khususnya dalam bidang tanaman pangan dan hortikultura.
Gelar Inovasi Teknologi Perbenihan (gebyar benih) tersebut akan dilaksanakan pada 27-28 September 2017, yang memanfaatkan lahan seluas 3,5 hektar di kampus Polije. Saat ini sudah ditanam sebanyak 20 jenis tanaman pangan dan hortikultura dan 174 varitas.
Kepala UPT PSBTPH Ir. Satoto Berbudi, M.Si menyambut baik ajakan Polije, untuk memperluas kerjasama dimasa mendatang. “Kami sangat terbuka terhadap perguruan tinggi, salah satunya pemanfaatan laboratorium yang kami punyai”, paparnya.
Masih menurut dia, pihak UPT PSBTPH sangat apresiatif dengan mengajak Polije menjadi mitra penilai kebenaran varietas, mengingat belum ada PT khususnya di Jawa Timur yang memanfaatkan peluang tersebut. “Kami sangat senang sekali kalau Polije, berminat menjadi mitra sebagai penilai kebanaran varietas”, tandas Satoto dengan semangat.
Salah satu yang menarik dalam MoU ini adalah kesempatan keterlibatan mahasiswa dalam proses budidaya, sehingga dapat mengetahui beragam varietas dan keunggulannya masing-masing. “Keterlibatan mahasiswa dalam proses budidaya pada rangkaian persiapan Gebyar Benih ini terutama dengan adanya 20 jenis tanaman dan 174 varietas ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi khususnya bagi mahasiswa program studi Teknik Produksi Benih”, cetus Dwi Rahmawati Ketua panitia internal Polije.
Menurut Satoto, Gebyar benih ini dipersembahkan untuk masyarakat, baik petani atau kelompok tani, produsen benih, pemerintah kabupaten/kota, mahasiswa dan siswa khusus SMK Pertanian untuk belajar, silaturrahmi dan pesta akan potensi perbenihan di Indonesia. “Kalo petani mau belajar dan memanfaatkan benih unggul dan tersertifikasi, semoga menghasilkan panen yang meningkat dan pada akhirnya mendukung swasembada pangan”, imbuh Satoto Berbudi.

Keterangan foto :
MoU Gebyar Benih : Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM dan Ir. Satoto Berbudi, M.Si Kepala UPT PSBTPH Provinsi Jawa Timur, ketika Menandatangai MoU Penyelenggaraan Gelar Inovasi Teknologi Perbenihan.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Mon
Aug
21
2017
Berikut adalah jadwal pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidu...
Thu
Aug
17
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...
Fri
Jul
28
2017
Fri
Jul
21
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...