KULIAH PERDANA MABA POLIJE KAMPUS BONDOWOSO

Rona bahagia terpancar dari raut wajah 101 mahasiswa baru (maba) Politeknik Negeri Jember (Polije) kampus Bondowoso ketika Senin (11/9) kemarin, mengikuti kuliah perdana yang dilaksanakan di Pendopo Pemkab Bondowoso. Mereka terdiri dari 43 maba dari program studi (prodi) Teknik Informatika, 19 maba prodi Teknologi Industri Pangan dan 39 maba dari prodi Manajemen Agribisnis.
Dalam kuliah perdana dengan tema “Peran Pendidikan Tinggi Vokasi dalam Memajukan Perekonomian Bondowoso” yang disampaikan oleh Bupati Bondowoso Drs. Amin Said Husni tersebut, dipresentasikan tentang peluang sumber daya alam maupun produk unggulan Bondowoso yang membutuhkan sentuhan teknologi, agar mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi dan berdaya saing.
“Dengan pembukaan Polije kampus Bondowso ini akan berdampak adanya transfer teknologi pada aspek teknologi proses, pemasaran untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat”, tandasnya.
Dari jajaran pimpinan Polije, hadir Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM, Wadir Bidang Akademik Ir. Abi Bakri, M.Si, Wadir Bidang Umum dan Keuangan Saiful Anwar, S.TP, Wadir Bidang Kemahasiswaan Muh. Munih Dian Widianta, S.Kom, MT, Kepala Badan Kerjasama Dr. Ir. Nantil Bambang Eko S, M.Si, serta para Ketua Jurusan, Ketua Prodi dan Kepala Laboratorium yang menaungi prodi yang ada di kampus Bondowoso.
Dalam sambutannya Nanang Dwi Wahyono menandaskan bahwa Polije kampus Bondowoso mempunyai standarisasi yang sama dengan kampus Polije yang di Jember. “kualifikasi Dosen pengampunya, kurikulum dan sistem penjaminan mutunya sama dengan yang ada di kampus induk Jember”, terangnya.
Menurut dia, kondisi dan jumlah maba Polije kampus Bondowoso mengingatkan situasi ketika penerimaan maba pada awal tahun 1989. Sinergi dengan Pemkab Bondowoso diyakini akan mempercepat perkembangan kampus Bondowoso dan dampaknya akan juga bermanfaat untuk menunjang pembangunban kabupaten Bondowoso juga.
“Kami mengharap dukungan pihak Pemkab Bondowo khususnya untuk memberikan beasiswa agar akses dan animo lulusan SMA/SMK/MA untuk melanjutkan ke jenjang PT vokasi dapat meningkat dimasa mendatang”, pinta Nanang.
Pada lanjutan kuliahnya, Bupati Bondowoso memaparkan urgensi dan strategisnya manfaat dan dampak lulusan PT vokasi pada percepatan pembangunan. PT vokasi seperti Polije dengan dukungan kurikulum yang lebih banyak memberikan proporsi praktikum, akan menghasilkan lulusan kompeten dan berdaya saing. “Semua negara yang industrinya maju seperti Austria, Jepang, taiwan dan lainnya banyak didukung SDM lulusan PT vokasi”, ujarnya.
Menurut dia, jumlah PT vokasi di negara industri maju seimbang atau bahkan lebih banyak dibanding PT akademis. Kondisi sebaliknya terjadi di Indonesia, jumlah PT vokasinya masih sekitar 7 persen. “Keberadaan PT vokasi akan mampu membangun akselerasi proses industrialisasi dan pengembangan industri yang berbasis masyarakat”, tandas Amin Said Husni.
Dibagian penutup Bupati Bondowoso mengucapkan selamat memulai perkuliahan sebagai maba Polije kampus Bondowoso. Kami akan mendorong khusus lulusan SMK di Bondowoso yang jumlahnya lebih banyak dari SMAnya dapat memanfaatkan keberadaan kampus Bondowoso ini, untuk meningkatkan kwalitas SDM yang tentunya akan meningkatkan geliat pembangunan di Bondowoso.

Keterangan foto :
Kuliah Perdana : Bupati Bondowoso Drs. Amin Said Husni, di dampingi Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Momentum Kuliah Perdana Maba Polije Kampus Bondowo di Pendopo Pemkab Bondowoso

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Mon
Aug
21
2017
Berikut adalah jadwal pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidu...
Thu
Aug
17
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...
Fri
Jul
28
2017
Fri
Jul
21
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...