MABA POLIJE IKUTI KULIAH UMUM KEPALA UKP-PIP

Pancasila sebagai Titik Temu, Titik Tumpu dan Titik Tuju
Sebanyak 2.500 mahasiswa baru (maba) beserta fungsionaris mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) Sabtu (23/9) kemarin mengikuti kuliah umum Pancasila yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana Unit Kerja Presiden Pembinaan Idiologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif MA. Ph.D.
Kuliah umum yang dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Perjuangan 45 Polije ini mengambil tema : Pancasila sebagai Titik Temu, Titik Tumpu dan Titik Tuju dalam Keyakinan, Pengetahun dan Perbuatan. Keberagaman dalam konfigurasi ribuan pulau, ratus bahasa daerah, ras, suku dan agama, menjadi modal dasar untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih kuat dan lebih makmur.
Demikian dikatakan Yudi Latif dalam bagian kuliah umumnya. “Keberagaman yang tiada duanya didunia ini harus kita jaga dan lestarikan bersama-sama, agar menjadi modal dasar dalam meningkatkan produktifitas bangsa Indonesia pada persaingan antar bangsa”, tandasnya.
Menurut dia, kemajemukan bangsa Indonesia sudah diakui oleh seluruh dunia, bahkan banyak ahli dari seantero dunia mulai melirik dan mempelajari idiologi Pancasila yang mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang sangat beragam dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara yang solid dan mampu menorehkan pertumbuhan pembangunan yang melampui bangsa lainnya.
“Sejak merdeka Pancasila mampu membuktikan sebagai perekat dan penjaga garda pemersatu keberagaman kepentingan dan perbedaan dari seluruh aspek bangsa Indonesia”, tandas Yudi Latif.
Dengan kata lain Pancasila mampu menjadi titik temu segala kepentingan dan perbedaan, dan menjadi titik tumpu segala pijakan serta titik tuju keinginan dan cita-cita yang akan dituju baik dalam keyakinan, pengetahuan dan perbuatan.
Dalam sambutan pengantarnya Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM menandaskan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan warisan lelulur bangsa Indonesia yang merupakan hasil ijtihad kebangsaan para pahlawan dan pendiri bangsa, dengan merangkum segala keinginan, kepentingan, cita-cita dan perbedaan yang dibingkai dalam 5 pasal Pancasila, yang maknanya saling terkait dan  saling menguatkan yang bersifat utuh dan sudah melingkupi seluruh kepentingan dan perbedaan tersebut.
“Ayo para generasi muda, pelajari, resapi dan laksanakan nilai-nilai luhur Pancasila dalam sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, agar negara kita mampu melaksanakan pembangunan untuk kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang”, tuturnya.
Kuliah umum yang juga diikuti oleh para Dosen pengampu Mata Kuliah Pancasila, dipesankan oleh Yudi Latif agar para mahasiswa bersemangat dan tekun mengembangkan minat dan bakat dan ketrampilan. “Ingat kesuksesan itu tidak bisa diraih dengan sendirian. Tingkatkan kecakapan, jaga kekompakan dan kerukunan, belajarlah menghargai perbedaan antara sesama. Dipundak saudaralah kemajuan bangsa Indonesia dimasa mendatang”, pesan Yudi Latif.
Pada kesempatan tersebut Yudi Latif juga mengajak para mahasiswa memekikkan salam pancasila dengan mengangkat tangan kanan dengan lengan sejajar bahu, sedangkan hasta berdiri tegak dan telapak terbuka seperti sikap hormat.

Keterangan foto :
Salam Pancasila : Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Idiologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif, MA, Ph.D bersama Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM Menunjukkan Nota Kesepahaman dan Salam Pancasila sesaat sebelum Kuliah Umum.

 

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Mon
Aug
21
2017
Berikut adalah jadwal pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidu...
Thu
Aug
17
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...
Fri
Jul
28
2017
Fri
Jul
21
2017
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...