ANGKATAN V : MAHASISWA TIONGKOK KULIAH DI POLIJE

Melalui Program Student Exchange
Minggu lalu bertempat di Ruang Sidang Gedung Asih Asah Asuh, Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM didampingi oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan serta Koordinator Kerjasama Internasional menerima secara resmi 7 mahasiswa Jiangsu Agri-Animal Husbandary College (JAHVC) Tiongkok  yang mengikuti program Students Exchange (SE) selama satu semester pada bidang Horticulture Production.
Program SE antara Polije dan JAHVC Tiongkok kali ini merupakan angkatan kelima. Sedangkan untuk bidang studi Horticulture Production ini merupakan angkatan kedua. Sejak awal SE diperuntukkan untuk bidang Animal Science dan pada angkatan berikutnya diperluas dengan bidang Food Science dan Horticulture Production.
Cao Shouchao, Ding Chuan, Jia Jingru,  Jiang Hewei, Wang Xianggang, Wang Yajie dan Yang Yang demikian nama mahasiswa JAHVC Tiongkok tersebut, akan menempuh 22 SKS yang tersebar dalam 9 mata kuliah meliputi Organic Agriculture, Plant Landscaping, Horticulture Processing Plant, Seed Technology, Medicinal Plant Cultivation, Agricultural Mechanism, Entrepreneurship, Modern Agricultural Technology dan learning Indonesia Language and Culture.
Menurut Kepala Badan Kerjasama Dr. Ir. Nantil Bambang Eko S,M.Si, perkuliahan bagi mahasiswa JAHVC Tiongkok sudah dimulai pada 25 September minggu lalu. “Perkuliahan mahasiswa SE kali ini secara efektif sudah dimulai 25 September minggu lalu”, ujarnya. Untuk meningkatkan kompetensi, pseserta SE nanti akan diajak melakukan kunjungan industri dan pelatihan ketrampilan, antara lain di UPT Dataran Tinggi maupun kawasan kebun hortikultura di sekitar Lumajang, Batu dan Kediri.
Menurut Nanang Dwi Wahyono, program SE dengan JAHVC China ini menjadi bagian penting percepatan pencapaian visi Polije sebagai Politeknik terkemuka tingkat Asia pada tahun 2025. Akselerasi pencapaian Visi Polije juga ditopang prestasi yang diraih pada pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemenristek dan Dikti dengan masuk klaster 1 Politeknik se Indonesia, termasuk Politeknik yang mendapatkan program revitalisasi maupun dorongan Kemenristekdikti agar Go Internasional pada tahun 2020.
“Alhamdulillah Polije masuk Klaster 1 pada pemeringkatan Politeknik se Indonesia, masuk program revitalisasi. Hal ini merupakan akselerasi dalam mewujudkan Visi Polije pada tahun 2025”, papar Nanang dengan mantab.
Masalah bahasa menjadi sangat strategis bagi mahasiswa asing, sehingga di awal perkuliahan ini selama 12 pertemuan, akan diajarkan mata kuliah Bahasa dan Budaya Indonesia. Hal ini sangat penting untuk menunjang kelancaran proses perkuliahan serta percepatan proses adaptasi dengan sesama mahasiswa di Polije.
“Dengan belajar bahasa dan budaya Indonesia, dapat menjadi bekal mereka menceritakan keluhuran dan aneka ragam khasanah budaya Indonesia khususnya Jember sebagai promosi ketika mereka kembali ke Tiongkok”, imbuh Nantil BES.

Keterangan foto :
Angkatan Ke V : Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM ketika Menerima secara Resmi Mahasiswa Jiangsu Agri-Animal Husbandary College (JAHVC) Tiongkok  Program Student Exchange Angkatan Kelima.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember