LULUSAN POLIJE SANGAT DIBUTUHKAN DUNIA INDUSTRI

486 Lulusan Ikuti Wisuda ke 31
Suasana khitmad mengiringi 486 wisudawan jenjang Ahli Madya dan Sarjana Sains Terapan beserta orangtua pada prosesi wisuda ke 31 Politeknik Negeri Jember (Polije) tahun akademik 2017/2018, Sabtu akhir Nopember 2017 di Gelanggang Olahraga (GOR) Perjuangan 45.
Di depan awak media Ir. Abi Bakri, M.Si Wakil Direktur Bidang Akademik menjelaskan bahwa pada prosesi wisuda ke 31 ini diikuti 72 wisudawan dari Jurusan Produksi Pertanian, 85 dari Jurusan Teknologi Pertanian, 64 dari Jurusan Peternakan, 62 dari Jurusan Manajemen Agribisnis, 97 dari Jurusan Teknologi Informasi, 18 dari Jurusan Bahasa, Komunikasi dan Pariwisata, 50 dari Jurusan Kesehatan dan 38 dari Jurusan Teknik. “Wisuda ke 31 merupakan prosesi wisuda kedua pada tahun 2017 ini, InsyaAllah prosesi wisuda berikutnya akan dilaksanakan pada Januari 2018”, ujarnya.
Menurut dia, mulai tahun ini Polije menerapkan kuota wisuda berkisar 500 wisudawan, sehingga prosesi wisuda menyesuaikan dengan pendaftar. “Dengan penerapan kuota peserta wisuda, akan menguntungkan lulusan untuk mengikuti prosesi wisuda karena akan lebih cepat mendapatkan ijasah”, ujar Abi Bakri. Dengan begitu Polije dimungkinkan menyelenggarakan prosesi wisuda bisa lebih dari 2 kali dalam setahun.
Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM menandaskan bahwa prosesi Wisuda merupakan bentuk kesyukuran atas karunia Allah SWT dengan keberhasilan semua pihak didalam menjalankan amanah menyiapkan dan mencerdaskan generasi penerus yang akan mewarnai spektrum pembangunan bangsa.
“Saya atas nama Pimpinan Politeknik Negeri Jember menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para orangtua dengan usaha dan doanya serta kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan atas dedikasi, profesionalisme, loyalitas, pengabdian dan kerja keras dalam mendidik, mengajar, membimbing dan melayani para mahasiswa sehingga pada hari ini Politeknik Negeri Jember kembali menghasilkan lulusan yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara” tuturnya.
Wisudawan disamping langsung mendapatkan ijasah, juga mendapatkan surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) yang terdiri dari sertifikat TOEIC (ketrampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris), sertifikasi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Microsoft).
Menurut dia, kwalitas lulusan Polije sudah diakui oleh pengguna yakni para perusahaan dari berbagai bidang. Rata-rata masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan antara 3 s/d 6 bulan. “Dengan kwalitas yang unggul mempunyai kompetensi yang telah diakreditasi, lulusan Polije sangat dibutuhkan oleh dunia industri”, imbuh Nanang.
Dalam sambutannya Nanang Dwi Wahyono menyampaikan rasa berat melepas para wisudawan kembali ke pangkuan orangtua masing-masing. “Jangan takut melangkah, didepan saudara ada kesempatan terbuka untuk mengaplikasi ilmumu pada masyarakat, bangsa dan negara dan dibelakang saudara ada kekuatan doa dari orangtua. Bermimpilah sebagai pemimpin bangsa dan selalu ingatlah terhadap masyarakat yang dhuafa serta jangan lelah terus berjuang demi kejayaan bangsa Indonesia”, nasehatnya dengan suara terbata-bata.
Pada prosesi wisuda tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada wisudawan peraih IPK Tertinggi dengan sebutan Cumlaude pada masing-masing jenjang yaitu : Wisudawan Sarjana Sains Terapan program reguler diraih Iqomatus Sa’diyyah (Prodi Teknologi Produksi Tanaman Pangan) dengan IPK 3,93; wisudawan Ahli Madya diraih oleh Siti Umi Anisah (prodi Bahasa Inggris) dengan IPK 3,84 serta wisudawan Ahli Madya program Unggulan diraih oleh Ida Fitri Rahmawati (Prodi Agribisnis Sapi Perah).
Keterangan foto :
Wisudawan Terbaik : Direktur Polije Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM ketika Menyerahkan Penghargaan sebagai Wisudawan Terbaik dengan IPK Tertinggi masing-masing didampingi Orangtua dan Keluarga

Pengumuman Politeknik Negeri Jember