WISATA PETIK SAYUR, DESTINASI WISATA BARU DI POLIJE

Kampus Politeknik Negeri Jember (Polije) mempunyai destinasi wisata edukasi yang baru yang bisa dimanfaatkan oleh siswa PAUD, SD, SMP dan SMA untuk menunjang puncak tema proses pembelajaran maupun wisata keluarga berupa wisata petik sayur. Destinasi wisata tersebut berupa kebun inovasi seluas 2 hektar yang ada di bagian belakang kampus Polije.
Kebun inovasi tersebut terdiri satu hektar untuk budidaya tanaman pangan dan satu hektar untuk aneka sayuran. Komoditas tanaman pangan yang ditanam antara lain Padi beberapa varietas, Jagung beberapa varietas, Kedelai dan lain sebagainya, sedangkan aneka sayuran terdiri dari Sawi Daging, Sawi Mie, Sawi Pahit, Mentimun, Slada Hijau dan Slada Merah, Kangkung, Kacang Panjang, Kay Land, Bayam Merah dan Hijau dan lain sebagainya, juga dipercantik dengan kawasan tanaman bunga Merry Gold dan Bunga Matahari, “Untuk Budidaya tanaman sayuran dilakukan secara organik”, tandas Suratno Kepala UPT Produksi Pertanian dan Peternakan.
Panen perdana dilakukan oleh Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM, sekaligus  dimulainya secara resmi wisata petik sayur yang terbuka untuk umum. “Kebun inovasi ini merupakan destinasi wisata baru yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum”, paparnya.
Menurut dia, kebun inovasi merupakan lahan untuk mengimplementasikan teknologi budidaya tanaman sesuai standar pemuliaan tanaman serta menggunakan sistem organik. Kebun inovasi juga menjadi bagian praktikum mahasiswa, mulai pembibitan, pemuliaan sampai panen.
“Kebun inovasi melayani wisata edukasi melalui kegiatan pembelajaran luar ruangan dengan menanam di polybag atau di petak sawah langsung”, ujar Mahsus Nurmanto Humas Polije. Dari pengunjung wisata petik sayur hari ini, tampak sangat antusias melihat-lihat aneka sayuran yang subur dan pada akhirnya memetik sayuran yang diinginkan dan seterusnya dibawa ke saung untuk ditimbang dan dibayar. Harga sayur di kebun inovasi sangat kompetitif dibanding di pasar bahkan di swalayan.
“Saya beserta teman-teman sangat senang di Polije ada kebun sayur dan bisa leluasa metik sayur sendiri sesuai yang kami inginkan”, tandas Prapti salah satu pengunjung. Menurut pengakuannya, harga sayurnya juga sangat murah, apalagi hasil dari budidaya organik.
Masyarakat pengunjung kebanyakan melakukan swafoto lebih dulu dan mereka tampak langsung mengunggah melalui media sosial masing-masing atau ada yang dikirim ke beberapa teman melalui jaringan pribadi.
Kebun inovasi puncak keindanhannya akan mulai tampak di awal Januari depan, karena hamparan tanaman bunga Merry Gold dan bungan Matahari sudah mulai berbunga. Dan dipastikan aneka sayur yang sudah dipanen, langsung ditanam ulang secara berjenjang agar dapat dipanen secara berkala juga.

Keterangan foto :
Wisata Petik Sayur : Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM ketika Panen Perdana dan para Pengunjung Antusias Memetik Sendiri Aneka Sayuran di Kebun Inovasi

Pengumuman Politeknik Negeri Jember