POLIJE SERTIFIKASI DAN UJI KOMPETENSI MAHASISWA BIDIKMISI

Diikuti 180 Mahasiswa dari 5 Politeknik Bertempat di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja Politeknik Negeri Jember (Polije), Senin (11/12) kemarin Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Saiful Anwar, S.TP, MP membuka secara resmi Pelatihan Sertifikasi dan Uji Kompetensi mahasiswa Bidikmisi Pendidikan Tinggi vokasi. Pelatihan ini diikuti oleh 180 mahasiswa bidikmisi yang berasal Politeknik Negeri Tanah Laut Kalimantan Selatan sebanyak 6 mahasiswa, Politeknik Negeri Pontianak Kalimantan Barat sebanyak 2 mahasiswa, Politeknik Negeri Madiun sebanyak 6 mahasiswa, 8 mahasiswa dari Politeknik Peranian dan Peternakan Mapena Tuban serta 156 mahasiswa berasal dari Polije. Demikian dipaparkan oleh Agung Wahyono, SP, M,Si, Ph.D Ketua Panitia saat pembukaan. “Awalnya jumlah peserta Pelatihan Sertifikasi dan Uji Kompetensi ini sebanyak 181 mahasiswa bidikmisi, ada seorang peserta mengundurkan diri”, paparnya. Sertifikasi dan Uji Kompetensi dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Pihak Pertama (LSP-P1) Polije. Menurut dia, peserta akan mengikuti paket pelatihan sertifikasi dan uji kompetensi meliputi 13 skema terdiri dari : Teknisi Madya Mekanisasi Budidaya Pertanian, Produksi Benih Tanaman, Perancangan Pengembangan Mobile API, Penyuluh Pertanian Fasilitator, Penyuluh Pertanian Supervisor, Pengelolaan Ternak Unggas, Pengelolaan Usaha Agribisnis, Pengelolaan Buah dan Sayur, Pembudidayaan Ternak Unggas, Pengawasan Mutu Pembekuan Udang, Mandor Kebun Kelapa Sawit, Penginstalasian Infrastruktur Jaringan Komputer Lokal serta Pengeringan Bahan Pangan. Menurut Saiful Anwar, sertifikasi dan uji kompetensi bagi lulusan sangat penting sekali, untuk standarisasi kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan SDM di dunia industri. Sertifikasi dan Uji Kompetensi sebagai bagian penting memenang persaingan yang semakin ketat terutama dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean dan perdagangan bebas. “Lulusan Polije, disamping mendapatkan ijasah langsung, juga mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI)”, tandasnya. SKPI memuat jabaran penguasan materi dan kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing yang di lisensi oleh LSP-P1 Polije, Sertifikat Microsoft dan Sertifikat Kemampuan Komunikasi Internasional (TOEIC). Peserta pelatihan sertifikasi dan uji kompetensi ini terdiri dari mahasiswa bidikmisi semester 5 untuk jenjang Diploma 3 (Ahli Madya) dan semester 7 untuk jenjang Diploma 4 (Sarjana Sains Terapan). Pelatihan Sertifikasi dan Uji Kompetensi bagi mahasiswa bidikmisi ini menjadi bagian integral dari program revitalisasi Politeknik, dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas dan kwalitas SDM, Kurikulum dan sarana prasarana agar Politeknik mampu meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi terhadap kebutuhan SDM yang trampil dan kompeten sesuai dengan kebutuhan dan percepatan dunia industri. Pelatihan sertifikasi akan dilakukan selama 4 hari mulai 11-14 Desember 2017, sedangkan uji kompetensi dilaksanakan pada Jum’at-Sabtu (15-16/12) oleh LSP-P1 Polije. “Sebelum UK, peserta mendapatkan pelatihan yang menyangkut MUK agar peserta siap mengikuti UK”, imbuh Agung Wahyono. Keterangan foto : Sertifikasi Mahasiswa Bidikmisi : Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Polije Saiful Anwar, S.TP, MP ketika Tanda Peserta secara Simbolis Pelatihan Sertifikasi dan Uji Kompetensi di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Tue
Aug
21
2018
Berikut adalah jadwal kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus b...
Tue
Aug
07
2018
Adapun alur pendaftaran dan buku petunjuk dapat di unduh pad...
Fri
Aug
03
2018
Jadwal Acara Pengarahan Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus...
Wed
Aug
01
2018
Berikut adalah Jadwal dan Tata Tertib Tes Kemampuan Bahasa I...