POLIJE SIAP JALANKAN PROGRAM S4C

Bermitra dengan Pemerintah Swiss
Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM beserta para Wakil Direktur dan Pimpinan lainnya, Jumat (23/3) hari ini menerima visitasi Kiky Hendarin sebagai Technical Advisor dan Remy Rahadian sebagai Senior Program Officer dari Swiss Contact serta Mr. Urs. Keller perwakilan SITECO yang ditunjuk oleh pemerintah Swiss sebagai pelaksana program di Indonesia dan Mr. Oliver Jancke dari Bern University of Applied Science Swiss.
“Mereka ingin melihat langsung kesiapan Polije dalam bermitra untuk menjalan program Skill for Competitiveness (S4C)”, kata Nanang Dwi Wahyono. Menurut dia, program S4C akan mengakselerasi proses industrialisasi Indonesia khususnya dalam aspek industri pangan. Program S4C akan menunjang Polije dalam pencapaian Visi menjadi Politeknik terkemuka tingkat Asia tahun 2025.
“Polije terpilih menjadi mitra program S4C dan merupakan satu-satunya Politeknik dibawah Kemenristekdikti, sedangkan 4 Politeknik lainnya dibawah koordinasi Kementerian Perindustrian”, tandas Nanang Dwi Wahyono.
Menurut Kiky Hendarin, program S4C pada tahap pertama akan dilaksanakan selama 4 tahun dan seterusnya akan dievaluasi visibilatasnya sebagai pertimbangan pelaksanaan program berikutnya. “Polije layak dan memenuhi persyaratan sebagai mitra program S4C ini, sebagaimana indikator yang telah ditentukan oleh pemerintah Swiss”, terang Kiky.
Program S4C ini sejalan dengan program revitalisasi politeknik yang tengah dijalankan oleh Kemenristekdikti untuk mengembangkan pendidikan vokasi dan pelatihan melalui program S4C. Program ini merupakan kerjasama antara Kemenristekdikti, Kemenperin dan Pemerintah Swiss.
Program ini bertujuan untuk mengaitkan proses belajar mengajar dengan mempromosikan kerjasama antara sekolah dan bisnis di politeknik di bawah koordinasi Kemenristekdikti dan Kemenperin.
Program S4C mengadopsi konsep Dual Vocational Education and Training (D-VET) system yang selama ini telah diterapkan Swiss. Kerjasama ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang terampil dan meminimalisir kesenjangan keterampilan. “Akan tetapi program S4C ini akan dimodifikasi dan disesuaikan dengan karakteristik di Indonesia”, papar Remy Rahadian.
Program S4C ini juga merupakan tahapan lebih lanjut dari proses link and match dari pendidikan dasar dan menengah ke pendidikan tinggi politeknik dengan dunia industri. Diharapkan kerjasama ini dapat mengembangkan SDM di politeknik memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri di Indonesia.
Tim S4C diajak melihat langsung proses produksi sekaligus uji rasa Kue dan Roti serta aneka makanan ringan yang sudah dilaksanakan oleh Polije melalui UPT Makanan dan Minuman dan mereka mengapresiasi capaian dan proses produksi yang telah dilakukan oleh Polije.

Keterangan foto :
Uji Rasa : Delegasi Perwakilan Swiss Contact ketika Visitasi dan Uji Rasa Snack Produksi UPT Makanan dan Minuman Polije, sebagai Bagian Penting Program S4C

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

09 July 2018
Dalam rangka meningkatkan kompetensi lulusan dibid...
08 June 2018
Hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru jalur UMPN...
05 June 2018
 Informasi lebih lanjut silahkan unduh tautan d...
28 March 2018
Berikut adalah panduan penggunaan Sistem Informasi...
Sun
May
20
2018
Pengumuman hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur PMD...
Tue
May
08
2018
Hasil seleksi administratif/desk evaluasi Penerimaan Mahasis...
Mon
Apr
30
2018
Hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur PMDK PA dapat ...