POLIJE GENJOT PROGRAM PENELITIAN DAN PENGABDIAN

Sediakan Dana 2,6 Milyar
Indikator kinerja Perguruan tinggi dapat dilihat dari kwalitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kinerja penelitian dan pengabdian bisa dilihat dari jumlah judul, nilai hibah serta jangkauan dan manfaat bagi pengembangan institusi maupun masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Politeknik Negeri Jember (Polije) sebagai PTN vokasi unggulan peraih penghargaan PTN berkinerja terbaik ketiga kategori PTN Satker se Indonesia, terus menggenjot kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi Dosen dan Paranata Laboratorium (PLP). Pada tahun anggaran 2018, Polije telah mengglontor dana hibah sebesar 2,6 Milyar untuk kedua kegiatan tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si, dalam sambutan pengarahan dan sosialisasi Dana Hibah Program Penelitian dan Pengabdian yang dilaksanakan Senin pagi (2/7) kemarin di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja. “Dosen dan PLP harus mengikuti seleksi proposal untuk mendapatkan dana hibah”, tandasnya.
Menurut Budi, hasil seleksi penerimaan dana hibah memunculkan sederet nama Dosen dan PLP beserta judul proposal penerima hibah dengan rincian 50 judul untuk program pengabdian serta 70 judul untuk program penelitian bagi kelompok Dosen. Sedangkan bagi PLP terseleksi 10 judul penelitian. “Setiap judul program pengabdian mendapatkan hibah sebesar 14 juta, program penelitian mendapat dana hibah 25 juta tiap proposal serta bagi PLP mendapatkan dana hibah sebesar 15 juta tiap proposal”, ujar Budi Hariono.
Dalam sambutannya Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM menuturkan bahwa penyediaan dana hibah kompetisi ini merupakan dorongan dan perhatian untuk meningkatkan kwalitas penelitiaan dan pengabdian kepada masyarakat. “Program hibah ini harus mampu menjadi motivasi untuk meningkatkan kwalitas penelitian dan pengabdian yang bermanfaat dan berdampak bagi institusi dan masyarakat”, tuturnya.
Jumlah dana hibah yang diglontorkan untuk kedua program ini sebesar 2,6 Milyar dengan rincian 700 juta untuk program Pengabdian kepada Masyarakat yang bersumber dari dana BOPTN, sedang dari dana yang bersumber dari PNBP digunakan untuk program penelitian bagi Dosen sebesar 1,75 Milyar dan 150 juta bagi kelompok PLP.
Selanjutnya menurut Nanang Dwi Wahyono. Luaran program penelitian yang penting bukan hanya dalam bentuk jurnal saja, akan tetapi yang lebih penting lagi outcome atau dampaknya bisa diimplementasikan di lingkungan masyarakat dengan fokus peningkatan tarap hidup dan kesejahteraan. “Muaranya program penelitian dan pengabdian harus memberikan dampak positif bagi pemberdayaan hidup masyarakat”, paparnya.
Program pengabdian, setiap Dosen peraih dana hibah wajib mengadakan seminar nasional yang nanti akan diselenggarakan di Polije serta mengumpulkan naskah publikasi di media massa. Jumlah penelitian dan pengabdian akan menjadi evaluasi dan penilaian pada strata kualifikasi penelitian dan pengabdian. “Polije dalam tiga terakhir, mampu meraih kwalifikasi Madya untuk program penelitian, sedangkan program pengabdian meraih kwalifikasi memuaskan”, imbuh Budi Hariono.

Keretangan foto :
Sosialisasi Dana Hibah : Kepala P3M Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si ketika Memaparkan Kewajiban bagi Penerima Dana Hibah Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Tue
Aug
21
2018
Berikut adalah jadwal kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus b...
Tue
Aug
07
2018
Adapun alur pendaftaran dan buku petunjuk dapat di unduh pad...
Fri
Aug
03
2018
Jadwal Acara Pengarahan Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus...
Wed
Aug
01
2018
Berikut adalah Jadwal dan Tata Tertib Tes Kemampuan Bahasa I...