DUA TAHUN CAPAIAN KINERJA LSP-P1 POLIJE

Hasilkan 33 Skema, 157 Asesor dan 723 Sertifikasi
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Negeri Jember dibentuk dan mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifilkasi Profesi (BNSP) pada 17 Mei 2016. LSP Polije tersebut berlisensi BNSP yang bernomor : BNSP-LSP-496-ID tersebut, masuk kategori LSP-P1, yang mempunyai kewenangan melakukan uji kompetensi bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
Demikian dipaparkan oleh Ir. Rr. Liliek Dwi Soelaksini, MP Manajer LSP-P1 Polije Selasa (3/7) kemarin mengawali sambutannya dalam kegiatan Sosialisasi 2 tahun Capaian Kinerja LSP-P1 Polije, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja. Capaian Kinerja selama 2 tahun LSP-P1 Polije telah menghasilkan dokumen skema sebanyak 33 skema, menghasilkan 157 Asesor serta telah menguji kompetensi kepada mahasiswa sebanyak 723 mahasiswa.
“Alhamdulillah 2 tahun LSP-P1 Polije telah menyusun 33 dokumen skema. Capaian 33 dokumen skema termasuk merupakan capaian paling tinggi dibanding Politeknik lainnya yang sudah mempunyai LSP”, tandasnya.
Keberadaan LSP P1 Polije sangat sinkron peran dan fungsinya dengan Polije sebagai PTN Vokasi unggulan, yang mempunyai tujuan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing, bukan saja di wilayah nasional akan tetapi juga kompetitif di tingkat internasional. Lulusan Polije disamping mendapatkan Ijasah, juga berhak memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI) berupa Sertifikasi Kompetensi.
Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM dalam setiap kesempatan selalu mengingat, bahwa dalam memasuki revolusi industri 4.0, semua komponen bangsa harus menyiapkan diri baik dalam aspek kompetensi SDM maupun sistem produksi dan jasa, agar berjaya dinegeri sendiri dan mampu bersaing untuk memperluas pasar dalam era perdagangan bebas, menopang pembangunan bangsa dalam persaingan antar bangsa.
“Saat ini Polije sedang membangun dan berlari cepat, untuk mengantisipasi perkembangan dan tuntutan SDM yang unggul, cerdas dan kompetitif, membekali lulusannya dengan sertifikasi kompetensi, menyempurnakan kurikulum maupun meningkatkan sarana pendidikan lainnya”, tutur Nanang Dwi Wahyono.
Pada kesempatan tersebut Nanang  Dwi Wahyono juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja LSP-P1 yang menurutnya akan mendongkrak kwalitas alumni dalam kiprahnya di masyarakat. Hal ini ditunjang karena para lulusan akan mendapatkan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) yang memuat jabaran kompetensi atau keahlian-keahlian lulusan. “Dengan SKPI akan sangat memudahkan proses seleksi yang dilakukan oleh pengguna (instansi atau perusahaan) sesuai kwalifikasi dan kebutuhan”, ujar Nanang Dwi Wahyono.
Menurut Liliek Dwi Soelaksini, capaian LSP-P1 Polije tersebut merupakan hasil kolaborasi dan sinergitas dari seluruh komponen yang ada di Polije. Peningkatan dan perkembangan kinerja LSP tergantung pada dukungan semua pihak khususnya di lingkungan Polije. “Seluruh jajaran LSP-P1 Polije bertekad untuk mewujudkan Polijeyang  kompeten menuju Indonesia kompeten”, tekadnya.
Keterangan foto :
2 Tahun Kinerja LSP-P1 Polije : Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM ketika Menyerahkan secara Simbolis Sertifikat Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP-P1 Polije.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Tue
Aug
21
2018
Berikut adalah jadwal kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus b...
Tue
Aug
07
2018
Adapun alur pendaftaran dan buku petunjuk dapat di unduh pad...
Fri
Aug
03
2018
Jadwal Acara Pengarahan Pengenalan Kegiatan Kehidupan Kampus...
Wed
Aug
01
2018
Berikut adalah Jadwal dan Tata Tertib Tes Kemampuan Bahasa I...