MABA POLIJE DIGEMBLENG KEDISIPLINAN DAN WASBANG

Kerjasama dengan Secaba Rindam V Brawijaya
Dalam rangkaian Pengenalan Kehiduan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2018, Politeknik Negeri Jember (Polije) masih tetap bekerjasama dengan Sekolah Calon Bintara (Secaba) Rindam V Brawijaya di Jember.
PKKMB akan dilaksanakan selama seminggu mulai Senin (27/8) sampai Sabtu. Materi pengenalan akademik dilaksanakan selama 2 hari di GOR Perjuangan 45 Polije, materi baris berbaris, kedisiplinan, wawasan kebangsaan (wasbang) dan tata upacara juga dilaksanakan selama 2 hari di Secaba. Sedangkan 2 hari terakhir diisi dengan materi anti radikalisme, anti korupsi serta anti narkoba.
Menurut Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM, melalui PKKMB menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyiapan mental dalam memasuki dunia pendidikan tinggi, yang mempunyai atmosfir akademik berbeda dengan jenjang sekolah sebelumnya. “Saudara harus mampu menyesuaikan dengan sistem pendidikan di perguruan tinggi, agar saudara mampu merencanakan lulus tepat waktu”, tandasnya.
Polije sebagai Perguruan Tinggi Negeri Vokasi unggulan memberlakukan kurikulum yang lebih menitik beratkan pada aspek skill, dengan memberikan porsi prakttikum lebih banyak dibanding teori. “Setiap maba harus mempunyai komitmen dan kesiapan fisik yang prima agar mampu menyerap ilmu dan pengetahuan serta keterampilan yang diberikan oleh para dosen”, imbuh Nanang Dwi Wahyono. Latihan dasar kedisiplinan mempunyai makna dan dampak yang sangat penting bagi mahasiswa baru Polije.
Pada bagian lain, Nanang Dwi Wahyono juga mengajak kepada segenap kompunen bangsa termasuk dalam hal ini maba, untuk bersama-sama membangun Indonesia dengan serius mengikuti PKKMB dan kegiatan perkuliahan nantinya secara serius. Selanjutnya dia juga melarang sivitas akademik untuk melakukan politik praktis di lingkungan kampus. “Marilah kita jaga kedamaian dan ciptakan iklim yang kondusif terutama di tahun politik menyongsong pemilu legislatif dan presiden tahun depan”, terangnya.
Kaitan dengan wawasan kebangsaan, dunia kampus harus mampu menjadi garda depan penjaga kebhineka tunggal ikaan, yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Keberagaman dan kebersamaan bangsa Indonesia serta kearifan lokal yang dipunyai dari keragaman suku, bahasa dan adat istiadat merupakan faktor penting dari eksistensinya NKRI.
“Jangan sampai ada yang mempunyai paham radikal, segala upaya dan daya harus dicurahkan untuk membangun dan mempertahankan NKRI, sebagian bagian ijtihad kebangsaan dengan mengisi kemerdekaan” ujarnya.

Keterangan foto :
Kedisiplinan dan Wasbang : Mahasiswa Baru Polije di Gembleng di Secaba Rindam V Brawijaya Jember dengan latihan kedisiplinan, Baris Berbaris dan Wawasan Kebangsaan untuk Memupuk Cita Tanah Air.

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

Sat
Mar
02
2019
Hasil Desk Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur PMDK-PA ...
Sat
Feb
23
2019
Fri
Jan
04
2019
Persyaratan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan sebagai ber...