POLIJE MENJADI SEKJEN ALIANSI INTERNASIONAL BIDANG PERTANIAN

Bersama 41 Perguruan Tinggi Vokasi Top Dunia
Politeknik Negeri Jember (Polije) menjadi satu-satunya Politeknik dari Indonesia yang menjadi anggota Higher Vocational Education International Alliance for Agri-husbandary (HVEIAA) bersama 41 PT top Dunia yang berasal 26 negara serta 98 PT vokasi dari China.
Anggota Aliansi HVEIAA berasal dari Angola, Australia, Belarusia, Belgia, Benin, Brazil, Kanada, Mesir, Jerman, Indonesia, Kamboja, Korea, Korea Utara, Belanda, Pakistan, Afrika Selatan, Sri Langka, Taiwan, Ukraina, Inggris, Amerika Serikat, Thailand dan Bangladesh.
Demikian dipaparkan Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM Selasa (18/9) kemarin sepulang dari mengikuti Konferensi HVEIAA di Taizhou China. Dalam konferensi HVEIAA ini, didampingi Wakil Direktur Bidang Akademik Ir. Abi Bakri, M.Si dan Kepala Badan Kerjasama Dr. Ir. Nantil Bambang Eko S, M.Si,  Direktur Polije mendapatkan kehormatan memaparkan konsep mengenai pengembangan pertanian untuk ketahanan pangan dunia.
“Peningkatan SDM dan penelitian pada bidang pertanian dan peternakan secara berkelanjutan akan mampu berkontrubusi pada ketahanan pangan dunia”, tutur Nanang Dwi Wahyono. Menurut dia, bonus demografi menjadi bagian penting untuk mewujudkan ketahanan pangan, melalui peningkatan kapasitas SDM dan penelitian.
Kesepakatan penting dari alinasi HVEIAA ini, untuk menyamakan persepsi dalam menyusun program dan kegiatan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas dan kapasitas produksi dan pengolahan bidang pertanian dan peternakan. “Aliansi sepakat akan dilaksanakan setiap 2 tahun sekali, untuk mengkolaborasikan capaian program peningkatan yang bermuara pada ketahanan pangan di negara masing-masing”, Ujar Nantil Bambang Eko S.
Konferensi HVEIAA yang diselenggarakan mulai 14-18 September 2018 ini, mengukuhkan Polije sebagai salah satu Vice Secretary-general, bersama Kafr El Sheikh University, Beijing Vocational of Agriculture Olds College, Shandong Vocational Animal Science and Veterinary College, Qinghai Vocational and Technical College of Animal Husbandary and Veterinary College, Gansu Polytechnic College of Animal Hsubandary and Ebginering, Kharkiv Petro Vasylenko National Technical University of Agriculture, BSK International serta Guangdong Polytechnic of Science and Trade.
Menurut Nanang Dwi Wahyono, pembentukan aliansi ini sangat relevan dan seiring dengan visi Polije menjadi Politeknik terkemuka di Asia serta kontribusi nyata lulusan Politeknik pada aspek ketahana pangan. “Keanggotaan Polije dalam alinasi HVEIAA, selaras dengan pencapaian visi Polije pada tahun 2025, serta kesempatan Polije memberikan kontribusi pada peningkatan ketahanan pangan khususnya di era revolusi industri 4.0”, cetusnya.
Dalam kesempatan konferensi tersebut delegasi telah membangun komunikasi dengan Shandong Vocational Animal Science and Veterinary College. Mereka akan memberikan kesempatan sejumlah mahasiswa Polije selama satu tahun untuk belajar bahasa Mandarin, dengan beasiswa penuh baik dormitory, biaya pendidikan dan biaya hidup.

Keterangan foto :
Konferensi HVEIAA : Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM ketika Presentasi di Konferensi Higher Vocational Education International Alliance for Agri-husbandary  di Taizhou China

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

04 December 2018
Program Lintas Jenjang (PLJ) merupakan jalur pen...
04 December 2018
Penelusuran Minat dan Kemampuan Prestasi Akademi...
Mon
Oct
08
2018
Bagi peserta Ujian Sertifikasi Microsoft 2018, sertifikat da...
Thu
Sep
27
2018
TATA TERTIB PELAKSANAAN TEST TOEIP 6-7 OKT 2018 DAN DAFTAR P...
Tue
Sep
25
2018
Bersama dengan ini disampaikan dengan hormat Informasi, Taha...