TINGKATKAN KOMPETENSI SARPRAS DAN LAYANAN PRAKTIKUM

Melalui Verifikasi Bahan dan Alat serta Tipe Laboratorium Pendidikan
Bagi perguruan tinggi vokasi, penyiapan sarana prasarana, bahan dan alat serta tipe Laboratorium pendidikan menjadi keniscayaan dan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan untuk meningkatkan kompetensi lulusannya.
Politeknik Negeri Jember (Polije) sebagai salah satu PTN vokasi unggulan, telah menerapkan kurikulum berbasis produk dengan memberikan proporsi praktikum lebih banyak (60 persen) agar lulusannya berdaya saing untuk memenuhi kompetensi yang dibutuhkan dunia industri khususnya di era revolusi inustri 4.0.
Hal tersebut selalu disampaikan Direktur Polije Dr. Ir. Nanang Dwi Wahyono, MM dalam setiap kesempatan dalam rapat pimpinan maupun pengarahan kepada sivitas akademika. “Di era revolusi industri saat ini, lulusan PTN vokasi merupakan SDM yang paling siap beradaptasi serta menjadi bagian penting perubahan tersebut”, cetusnya.
Menurut dia, Polije secara berkelanjutan selalu mengevaluasi dan meningkatkan sarana prasarana pendidikan, bahan dan alat serta peningkatan kapasitas laboratorium pendidikan agar menjadi bagian penting menyiapkan SDM calon penerus bangsa.
Salah satu kegiatan untuk mewujudkan hal tersebut, pada Jum’at dan Sabtu (21-22/9) kemarin telah diadakan Sosialisasi dan Verifikasi Bahan, Alat dan Tipe Laboratorium Pendidikan yang diadakan di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 60 peserta yang berasal dari unsur Ketua Jurusan, Kepala Laboratorium serta Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan Teknisi Laboratorium.
Tujuan kegiatan tersebut untuk menetapkan tipe Laboratorium pendidikan kaitannya dengan penyusunan rencana kerja serta pemberdayaan Laboratorium dan pemberdayaan karir PLP dan Teknisi Laboratorium.
Sedangkan bagi PLP, verifikasi penyusunan bahan, alat dan tipe Laboratorium bermanfaat untuk memperjelas tugas, fungsi dan ruang lingkup kerjanya, khususnya untuk pemberdayaan dan evaluasi serta mendukung pengembangan Laboratorium.
Dalam sambutan pembukaan, Direktur Polije yang diwakili Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Muh. Munih Dian Widianta, S.Kom, MT menandaskan peran dan fungsi Laboratorium sebagai ujung tombak dalam rangka mencetak atau menghasilkan lulusan yang hebat dan bisa terjun ke masyarakat. “Laboratorium, bengkel dan lapang menjadi bagian penting proses mengasah potensi dalam menghasilkan SDM yang kompeten”, ujarnya
Menurut dia, proses praktikum di laboratorium, bengkel dan lapang merupakan proses terpadu dari tiga hal yang meliputi : hardware (alat/ mesin dan sarana serta prasarana), software (tata aturan atau sistem) dan brainware (orang/ para pelaku laboratorium termasuk kepala laboratorium).
Pada hari kedua setiap Kepala Laboratorium beserta tim PLP menyusun bahan dan alat yang selanjutnya dilakukan verifikasi oleh Dr. Komar Sutriah dan Dr. Tri Joko Raharjo Tim Ahli Ditjen SDID Kemenristekdikti.

Keterangan foto :

Verifikasi Bahan, Alat dan Tipe Lab : Dr. Komar Sutriah salah satu Tim Ahli Ditjen SDID Kemenristekdikti, ketika Memverifikasi Bahan dan Alat dari Setiap Laboratorium pada Sosialisasi dan Verifikasi di Gedung Serbaguna Soetrisno Widjaja

Pengumuman Politeknik Negeri Jember

04 December 2018
Program Lintas Jenjang (PLJ) merupakan jalur pen...
04 December 2018
Penelusuran Minat dan Kemampuan Prestasi Akademi...
Mon
Oct
08
2018
Bagi peserta Ujian Sertifikasi Microsoft 2018, sertifikat da...
Thu
Sep
27
2018
TATA TERTIB PELAKSANAAN TEST TOEIP 6-7 OKT 2018 DAN DAFTAR P...
Tue
Sep
25
2018
Bersama dengan ini disampaikan dengan hormat Informasi, Taha...