MASJID AL ISTIQAMAN SELENGGARAKAN SHALAT IED DAN SEMBELIH QURBAN

Dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Keterangan foto :

Shalat Idul Adha Perdana : Direktur Polije didampingi Wadir I dan Wadir IV bersama-sama dengan Jamaah Melaksanakan Shalat Idul Adha Perdana di Masjid Raya Al Istiqamah setelah selesai dipugar.

Setelah proses rehabilitasi masjid Al Istiqamah kamus Politeknik Negeri Jember (Polije) dilakukan serta perkembangan penyebaran pandemic covid-19 menampakkan kondisi yang relative stabil, maka akhirnya Masjid yang sekarang tampak sangat megah dan besar dengan bangunan 2 lantai, maka akhirnya dipai untuk pelaksanaan Shalat Iedul Adha.

Dalam pelaksanaan Shalat yang juga dihadiri oleh Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP, MP, Wadir Bidang Umum dan Keuangan yang sekaligus sebagai Ketua Takmir Ir. H. Abi Bakri, M.Si dan Wadir Bidang Kerjasama Dr. Ir. H. Nantil Bambang Eko S, M.Si, beserta para sivitas akademika dan masyarakat sekitar. Dalam penyelenggaraan Shalat, para jamaah diwajibkan memakai masker, melalui pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas, cuci tangan memakai sanitizer serta menjaga jarak shof dengan tanda yang sudah disiapkan oleh panitia.

Dalam khutbah yang disampaikan oleh KH. Madini Farouq atau Gus Mamak yang sehari-hari sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, menekankan bahwa peristiwa Idul Qurban memberikan pelajaran tentang totalitas, ketaatan, keimanan dan keikhlasan keluarga Nabi Ibrahim AS dalam melaksanakan perintah Alloh SWT. “Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW disebut-sebut dalam Al Qur’an yang merupakan contoh atau teladan sangat baik untuk diikuti”, paparnya.

Nabi Ibahim yang dianugerahi sebagai Bapaknya para Nabi, mencontohkan bagaimana membangun keluarga yang marhamah. Peristiwa Qurban juga sangat kental akan pelajaran hubungan yang sangat baik antara Bapak dengan Anak yakni Ismail AS. “Dalam perintah Alloh melalui mimpinya, selanjutnya disampaikan kepada Ismail untuk mengetahui pendapatnya berkaitan dengan mimpinya tersebut. Jawaban yang luar biasa dan tidak diduga justru Ismail sangat pasrah dan tawakkal akan kebenaran perintah melalui mimpi tersebut.

Selanjutnya dalam menerima amanah proses ibadah penyembelihan hewan Qurban, dilaksanakan pada esok harinya Sabtu (1/8) yang dilaksanakan di area sebelah barat masjid lama. Penyembelihan tahun ini sebanyak 2 ekor Sapid an 8 ekor Domba. Demikian dijelaskan oleh Abi Bakri sebagai Ketua Takmir.

“Pada tahun ini Takmir Masjid menerima amanah menyembelih 2 ekor Sapi yang merupakan qurban dari keluarga Direktur Polije serta Sapi yang satu lagi qurban dari para wakil direktur. Sedangkan 8 ekor Domba berasal dari para sivitas akademika”, terang Abi Bakri.

Mengingat Polije mempunyai Jurusan Peternakan, maka proses penyembelihannya dipimpin oleh drh. Aan Awaludin, M.Sc Dosen Jurusan Peternakan sekaligus mempunyai sertifikasi penyembelihan sehat dan Syar’i. “Proses merebahkan hewan Qurban dilaksanakan dengan menggunakan teknis Barley. Dengan teknik tersebut Sapi dapat direbahkan dengan lembut dan rilek”, ujar Mahsus Nurmanto Koordinator Panitia Penyembelihan.

Selanjutnya bagian dari hewan qurban dibagi kepada masyarakat disekitar kampus, para tenaga harian lepas dan tenaga honorer serta para dhuafa disepanjang jalan Mastrip, jalan Jawa, jalan Kalimantan dan diantar ke Yayasan Raden Rahmat Sunan Ampel. “Demikian halnya semua bagian dari hewan Qurban seperti kepala dan kulit juga sudah dibagikan kepada yang berhak”, imbuh Mahsus Nurmanto

Leave A Reply

Your email address will not be published.